Duduk Bersama Mahasiswa, Dirkrimum Polda Sulbar Jawab Tuntutan dengan Dialog Terbuka
Polda Sulbar – Aksi unjuk rasa dari puluhan Aliansi Masyarakat Sulawesi Barat (AMS) yang digelar dihalaman Mapolda Sulbar terkait penanganan kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah Malunda, Kabupaten Majene sempat memanas, Senin (12/10/26), pukul 14.36 WITA.
Satu persatu pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi dan tuntutannya sebagai respon kasus pengeroyokan di Majene yang dinilai tidak profesional dan adil.
Menyikapi hal tersebut, Kombes Pol Benny Murjayanto, Dirreskrimum Polda Sulbar turun langsung dan mengajak para mahasiswa untuk duduk bersama.
Langkah ini menciptakan suasana yang lebih sejuk, sehingga dialog berjalan tenang, aspirasi tersampaikan secara utuh dan penjelasan dapat dipahami dengan baik oleh kedua belah pihak.
Dalam dialog terbuka tersebut, massa menyampaikan beberapa tuntutan terkait penanganan kasus pengeroyokan di Malunda diantaranya pencopotan para pejabat di Majene seperti Kapolres, Kasat Reskrim dan Kapolsek Malunda karena dinilai tidak profesional dan adil dalam penanganan kasus.
Tak hanya itu, para pengunjuk rasa juga meminta kepolisian agar melakukan pemeriksaan secara objektif dan adil terhadap penetapan tersangka yang berlandaskan fakta dan bukti.
Setelah mendengarkan satu per satu tuntutan yang disampikan mahasiswa, Kombes Pol Benny Murjayanto menyambutnya dengan terbuka.
“Terkait tuntutan teman-teman mahasiswa, Kapolda Sulbar melalui kami berjanji akan menindaklanjuti seluruh poin yang disampaikan. Kami akan melakukan pengecekan bersama Bidang Propam Polda Sulbar secara transparan, tanpa ada yang ditutup-tutupi,” tuturnya di hadapan para pengunjuk rasa.
Beliau juga menegaskan tidak ada perlindungan bagi anggota yang terbukti lalai.
“Saya juga akan melakukan penindakan tegas kepada anggota saya yang tidak profesional menjalankan tugasnya. Semua akan diperiksa sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Dirreskrimum langsung menetapkan jadwal tindak lanjut pada haru Rabu, 14 Oktober 2026, ia dan para penyidik akan melaksanakan pengembangan perkara dan secara khusus akan memanggil Kapolres Majene untuk membahas dan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan hari ini.
Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Memo Ardian yang memantau langsung kegiatan tersebut menyampaikan akan memastikan proses hukum berjalan adil, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan di mata publik.
Sementara itu, para mahasiswa menerima dengan baik penjelasan Dirreskrimum dan berharap kasus ini segera diselesaikan dengan adil.
Humas Polda Sulbar






