MAMASA, Berita12.com — Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, didampingi Ketua TP PKK Ny. Adel Welem, memimpin kegiatan panen wortel di Desa Lembangna Salulo (Lemsa), Kecamatan Mamasa, Jumat (1/8). Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Kepala Desa Lemsa, serta masyarakat setempat.
Panen tersebut menjadi simbol apresiasi pemerintah terhadap petani hortikultura yang tetap konsisten mengembangkan sayuran meski menghadapi berbagai kendala.
“Semua petani wortel layak diberikan apresiasi. Mereka tidak menyerah, meskipun awalnya lahan ini dianggap tidak cocok untuk hortikultura,” kata Welem.
Lahan Kurang Ideal, Tapi Tak Menyerah
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan bahwa dirinya telah berdiskusi langsung dengan para petani dan dinas terkait. Ia mengaku kagum atas semangat para petani yang tetap mengolah lahan secara ulet hingga menjadi produktif dan layak tanam.
Salah satu petani wortel mengatakan bahwa budidaya wortel yang mereka lakukan sangat potensial untuk dikembangkan lebih luas.
“Kami selalu menguji kesuburan tanah sebelum tanam. Tantangan utama adalah serangan hama, terutama saat musim kemarau. Ulat sering menyerang daun tanaman,” ujarnya.
Namun, saat musim hujan tiba, populasi hama mulai menurun, sehingga perawatan tanaman lebih mudah.
Komitmen Dukung Hortikultura Lokal
Bupati Mamasa menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan hortikultura, termasuk fasilitasi teknis dan pendampingan dari Dinas Pertanian. Ia menilai ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga komitmen dan ketekunan petani.
“Semangat petani seperti inilah yang harus kita dukung. Mereka bukan hanya bertani, tapi juga membangun harapan untuk ketahanan pangan lokal,” tutupnya.
(B12)






