Nyaris Jatuh dari Motor, Warga Keluhkan Aksi Rombongan PJ Gubernur Sulbar

Majene309 Dilihat

MAJENE – Seorang warga Majene bernama Irwan Japaruddin menyampaikan keluhannya terkait insiden di jalan raya yang diduga melibatkan rombongan Penjabat (PJ) Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar). Insiden tersebut terjadi pada Rabu (8/1/2025) sekitar pukul 15.00 WITA, ketika Irwan hendak menuju Kecamatan Malunda dengan sepeda motor.

Menurut Irwan, saat melintas di wilayah Desa Onang, ia mendahului dua mobil jenis Pajero Sport yang berwarna putih dan hitam dengan kecepatan sekitar 85 km/jam. Belakangan, ia mengetahui bahwa kedua mobil tersebut adalah bagian dari rombongan PJ Gubernur Sulbar.

“Saat saya mendahului, tiba-tiba mobil Pajero hitam dengan suara sirine keras memepet dari belakang. Saya kaget dan terpaksa mengerem mendadak. Motor saya oleng, kaki kiri sedikit sakit, dan sepatu saya robek akibat menahan motor agar tidak jatuh di aspal,” tutur Irwan.

Merasa terancam, Irwan sempat berhenti untuk menenangkan diri, lalu mencoba mengejar rombongan tersebut guna mendokumentasikan kejadian. Setelah mengunggah video insiden itu ke grup WhatsApp “Majene Info”, ia mengetahui bahwa rombongan tersebut memang dikawal mobil Patwal dan merupakan iring-iringan PJ Gubernur Sulbar.

Tak hanya Irwan, seorang anggota grup WhatsApp yang melihat video itu juga mengaku mengalami insiden serupa. Ia menyebut dirinya sempat dipepet oleh rombongan saat melintas di jalur yang sama.

Irwan menegaskan bahwa tudingan dirinya dianggap menghalangi rombongan tidak berdasar.

“Saya berada di belakang rombongan, dan kejadian itu berlangsung di jalan yang penuh tikungan. Tidak mungkin saya bisa masuk ke tengah rombongan,” ujarnya.

Irwan mengaku khawatir dengan keselamatan pengguna jalan akibat sikap rombongan yang dinilainya arogan. Ia meminta agar rombongan PJ Gubernur Sulbar mengakui kesalahan, meminta maaf secara terbuka, serta melakukan evaluasi terhadap cara berkendara saat melakukan perjalanan dinas.

“Insiden ini sangat membahayakan nyawa saya dan pengguna jalan lainnya. Bagaimana jika saat itu saya terjatuh? Siapa yang akan bertanggung jawab? Sebagai calon mahasiswa, masa depan saya terancam oleh kejadian ini,” tutup Irwan.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang demi keselamatan semua pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan tanggapan atas insiden tersebut. Warga berharap ada langkah nyata dari pemerintah daerah dan aparat untuk mengevaluasi pengawalan rombongan pejabat demi mencegah insiden serupa.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *