JAKARTA, Berita12.com — Aliansi Nasional Anti Zonis (ANAZ) melontarkan kecaman keras terhadap serangan udara yang disebut dilakukan oleh Israel ke sejumlah wilayah strategis di Iran.
Dalam pernyataan sikap tertulis bernomor 001/PS/ANAZ/II/2026 yang dirilis di Jakarta, Sabtu (28/2/2026), ANAZ menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negara.
Serangan itu disebut menyasar beberapa kota penting di Iran, termasuk Teheran, Qom, Isfahan, Kermanshah, Khorramabad, Lorestan, dan Karaj. ANAZ menyatakan, agresi militer tersebut tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam pernyataannya, ANAZ menyebut serangan terhadap wilayah padat penduduk dan pusat kota sebagai bentuk “terorisme negara” yang berpotensi memicu eskalasi konflik lebih luas. Mereka menilai tindakan itu bisa menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam perang terbuka yang berdampak pada stabilitas ekonomi dan keamanan global.
Tak hanya itu, ANAZ juga menyinggung konflik yang masih berlangsung di Palestina dan Lebanon. Organisasi tersebut menilai dinamika terbaru ini tidak dapat dipisahkan dari ketegangan regional yang lebih luas.
ANAZ mengajak masyarakat Indonesia, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh lintas agama untuk memperkuat solidaritas serta terus menyuarakan penolakan terhadap segala bentuk penjajahan dan agresi militer. Mereka juga mengimbau publik agar waspada terhadap narasi perdamaian yang dinilai berpotensi menjadi instrumen politik tertentu.
Dalam penutup pernyataannya, ANAZ menyatakan dukungan terhadap hak Iran untuk mempertahankan diri dari serangan eksternal. Mereka menegaskan bahwa sikap diam terhadap agresi, menurut mereka, merupakan bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Pernyataan ini menambah daftar respons dari berbagai kelompok masyarakat sipil di Indonesia yang mengikuti perkembangan ketegangan geopolitik di kawasan tersebut. Hingga kini, situasi di lapangan masih menjadi perhatian komunitas internasional.
(Berita12)












