Bendahara BOK Puskesmas Balla Jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi di Mamasa

Mamasa423 Dilihat

MAMASA, Berita12.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa kembali menetapkan satu tersangka baru dalam dugaan korupsi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Balla, Kecamatan Balla, Mamasa. Kamis, (27/11/2025).

Tersangka berinisial MAW, yang menjabat sebagai bendahara BOK pada 2021–2022, resmi ditahan setelah penyidik menemukan sekurangnya dua alat bukti sah yang saling mendukung.

Penetapan ini menambah daftar tersangka dalam kasus tersebut. Sebelumnya pada 7 Oktober 2025, Kejari Mamasa menetapkan dua orang tersangka lain, yakni RK selaku Kepala Puskesmas Balla tahun anggaran 2021–2023 dan A sebagai pengelola Dana BOK di periode yang sama.

Dari hasil penyidikan, MAW diduga memiliki peran langsung dalam pemotongan dana BOK dari sejumlah kegiatan di Puskesmas Balla.

Ia disebut ikut menentukan persentase pemotongan dalam pertemuan internal serta tidak melaksanakan tugas bendahara sesuai aturan perundang-undangan.

“Perbuatan tersangka memenuhi unsur melawan hukum dan merugikan keuangan negara,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Mamasa, Dr. A. Faik Wana Hamzah.

MAW disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 juncto Pasal 18, serta Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas perintah Kepala Kejari Mamasa, MAW ditahan dan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Mamasa untuk 20 hari ke depan, guna memperlancar proses penyidikan.

Faik menegaskan pihaknya berkomitmen menuntaskan kasus tersebut hingga ke pengadilan. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada pihak-pihak yang mengatasnamakan kejaksaan untuk meminta imbalan atau mengintervensi proses hukum.

“Kejaksaan Negeri Mamasa akan bekerja profesional dan transparan. Kami mengimbau seluruh pihak tidak merespons segala permintaan dari oknum yang mengatasnamakan kejaksaan,” tegasnya.

Kasus dugaan korupsi BOK di Puskesmas Balla masih terus dikembangkan. Tidak menutup kemungkinan tersangka baru akan muncul seiring pendalaman penyidikan.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *