MAMUJU, Berita12.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat mengikuti Apel Virtual Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Senin (2/11/2026). Jajaran BKPSDM mengikuti apel bersama dari Ruang Assessment Centre BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat.
Apel virtual yang diikuti seluruh perangkat daerah tersebut merupakan bagian dari penguatan koordinasi dan disiplin aparatur dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.
Usai mengikuti apel, Kepala BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Herdin Ismail, langsung memberikan penguatan kepada seluruh jajaran BKPSDM sebagai tindak lanjut atas arahan yang disampaikan pembina apel.
Dalam arahannya, Herdin Ismail menitikberatkan pada percepatan implementasi Manajemen Talenta sebagai salah satu prioritas pengelolaan sumber daya aparatur. Ia menegaskan bahwa pelaksanaan manajemen talenta harus berlandaskan prinsip objektivitas, kompetensi, dan kinerja, bukan berdasarkan kedekatan personal.
“Manajemen talenta bukan dibangun atas dasar suka atau tidak suka terhadap seseorang, melainkan menempatkan ASN pada posisi yang tepat sesuai kompetensi, kinerja, dan potensi yang dimiliki. Sebagai perangkat daerah yang mengampu urusan kepegawaian, BKPSDM harus menjadi contoh dalam implementasi manajemen talenta,” tegas Herdin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi, dan Pengelolaan Kelembagaan BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat, Rini Lukita Sari, memaparkan perkembangan implementasi Manajemen Talenta BKPSDM. Ia menjelaskan bahwa Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) saat ini sedang dalam proses pengembangan untuk diintegrasikan dengan aplikasi ASN Sulbar.
Proses integrasi tersebut dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat sebagai upaya membangun sistem pengelolaan talenta ASN yang semakin terintegrasi, efektif, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Selain itu, Rini menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah dokumen pendukung yang belum diperbarui pada SIMATA. Karena itu, seluruh ASN BKPSDM diminta segera melakukan pemutakhiran data dengan memeriksa kesesuaian data pada MyASN, melengkapi profil data pribadi, memperbarui dokumen pendukung, termasuk Surat Keputusan (SK) Tim Kerja, serta memastikan seluruh dokumen yang dipersyaratkan telah terunggah ke dalam SIMATA.
Ia menegaskan bahwa seluruh kelengkapan data tersebut harus diselesaikan sebelum pelaksanaan pra expose Manajemen Talenta BKPSDM agar proses penilaian dapat berjalan secara optimal.
“Sebagai OPD yang menjadi leading sector pengelolaan kepegawaian, BKPSDM harus menjadi contoh dalam penerapan manajemen talenta. Karena itu, seluruh data dan dokumen pendukung harus dipastikan lengkap, valid, dan terbarui sebelum pelaksanaan pra expose. Harapannya, integrasi SIMATA dengan ASN Sulbar nantinya juga akan semakin mempermudah pengelolaan data dan mendukung implementasi manajemen talenta secara lebih optimal,” ujar Rini.
Melalui penguatan tersebut, BKPSDM Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mengakselerasi implementasi manajemen talenta yang profesional, objektif, dan berbasis sistem, sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola manajemen ASN yang modern serta mendukung visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun birokrasi yang berkinerja tinggi dan berdaya saing.
(Berita12)












