MAMASA, Berita12.com – Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi meluncurkan program bertajuk “Mamasa Mamali’” dalam sebuah seremoni yang digelar di Rumah Jabatan Bupati pada Sabtu (19/4/2025).
Inisiatif ini disambut positif oleh berbagai kalangan, termasuk dari Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara (Sulselbara).
Koordinator Wilayah GMKI Sulselbara, Restu, menyampaikan apresiasinya meski tidak bisa hadir langsung karena harus menghadiri agenda lain di waktu bersamaan. Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, ia menyebut peluncuran “Bulan Mamasa” sebagai langkah strategis yang patut didukung.
Baca juga: 20 Randis Belum Dikembalikan, Pemprov Sulbar Siap Umumkan Nama Peguasa Nakal
“Program ini mencerminkan semangat membangun yang luar biasa, sekaligus mempererat hubungan antara daerah dan diaspora Mamasa, terutama para kader GMKI yang tersebar di berbagai kota,” ujar Restu.
Kegiatan tersebut turut dihadiri enam pimpinan cabang GMKI dari wilayah Mamasa, yakni dari cabang Mamuju, Majene, Polewali, Pinrang, Parepare, dan Mamasa sendiri. Hadirnya para pimpinan cabang ini menjadi bentuk nyata solidaritas dan komitmen GMKI dalam mendukung kemajuan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mamasa menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan diaspora, termasuk peran strategis GMKI dalam mendukung pembangunan. Ia berharap program ini menjadi pemantik kontribusi lintas sektor dari para putra-putri daerah.
“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi kader GMKI dan diaspora Mamasa untuk terus berkontribusi. Baik lewat gagasan, karya nyata, maupun jaringan yang mereka miliki demi kemajuan Mamasa,” ungkap Bupati.
Dengan semangat kolaborasi lintas generasi dan wilayah, program “Mamasa Mamali’” diharapkan menjadi awal dari perubahan besar yang membawa Mamasa menuju masa depan yang lebih maju dan inklusif.
(Berita12)












