Di Hadapan Ribuan Warga, Imam Ali Khamenei Ungkap Dalang Kerusuhan

INTERNASIONAL140 Dilihat

TEHERAN, Berita12.com — Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Imam Ali Khamenei hf, menegaskan bahwa Amerika Serikat dan rezim Zionis bertanggung jawab atas rangkaian fitnah dan kerusuhan terbaru yang terjadi di Iran.

Pernyataan keras itu disampaikan Imam Ali Khamenei saat bertemu ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat dalam peringatan Idul Mab’ats, Jumat (16/1/2026).

Dalam pidatonya, Imam Ali Khamenei secara terbuka menyebut Presiden Amerika Serikat sebagai “penjahat” yang harus bertanggung jawab atas korban jiwa, kerusakan, serta berbagai tuduhan yang dialamatkan kepada bangsa Iran.

“Amerika dan rezim Zionis adalah pihak yang bersalah. Tuduhan yang diarahkan kepada rakyat Iran merupakan kebohongan besar,” kata Imam Ali Khamenei di hadapan para hadirin.

Imam Ali Khamenei menjelaskan, fitnah terbaru yang melanda Iran dijalankan melalui berbagai sarana, termasuk provokasi kerusuhan dan tindakan kekerasan yang kemudian diklaim sebagai suara rakyat. Ia menegaskan bahwa aksi pembakaran, perusakan, dan kekacauan di jalanan bukanlah representasi rakyat Iran, melainkan kejahatan yang terorganisasi.

Menurutnya, aparat keamanan dan kepolisian Iran telah bekerja dengan pengorbanan besar untuk menghadapi situasi tersebut. Dengan dukungan pemerintah dan persatuan rakyat, upaya tersebut dinilai berhasil meredam sepenuhnya konspirasi yang dirancang pihak musuh.

“Para pejabat negara, termasuk presiden, turun langsung ke lapangan dan menjalankan tanggung jawab mereka. Rakyat Iran, dengan persatuan, menyelesaikan semua ini,” ujar Imam Ali Khamenei.

Namun demikian, Imam Ali Khamenei juga mengakui kondisi ekonomi masyarakat Iran saat ini tengah berada dalam tekanan. Ia meminta pemerintah bekerja dua kali lebih keras untuk mengatasi kesulitan ekonomi yang dirasakan rakyat.

Di akhir pidatonya, Imam Ali Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak berniat membawa negara ke arah perang. Meski begitu, ia memperingatkan bahwa para pelaku kejahatan baik dari dalam negeri maupun internasional tidak akan dibiarkan tanpa pertanggungjawaban.

“Kami tidak menginginkan perang. Tetapi kejahatan, dari siapa pun dan dari mana pun asalnya, tidak akan dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

(Berita12)

 

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *