Dipercaya Jadi Ketua GLS, Andika Putra Siap Kawal Pemerintahan Bersih dan Berintegritas

Mamuju66 Dilihat

Berita12.com — Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sulawesi Barat sepakat membentuk Gabungan LSM Sulbar (GLS) sebagai wadah bersama untuk memperkuat peran masyarakat sipil dalam mengawal pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Kesepakatan itu lahir dalam pertemuan perdana GLS yang digelar di Mamuju dengan mengusung tema “Bersatu Lawan Korupsi, Wujudkan Sulbar Bersih dan Berintegritas”.

Pertemuan tersebut dihadiri berbagai organisasi masyarakat sipil, di antaranya Laskar Anti Korupsi Sulawesi Barat, Gerakan Rakyat Anti Korupsi Indonesia (Gerak) Cabang Sulbar, Dewan Rakyat Anti Korupsi Sulbar, Aktivis Club Manakarra, LSM Tim Sembilan Untuk Negara dan Masyarakat RI Sulbar, LP Tipikor Nusantara Cabang Mamuju, serta LSM Merdeka Manakarra Sulbar.

Forum berlangsung dinamis dengan pembahasan yang berfokus pada konsep dan arah gerak GLS ke depan. Salah satu topik yang menjadi perhatian peserta adalah posisi GLS sebagai wadah kolektif bagi berbagai LSM di Sulawesi Barat.

Setelah melalui diskusi dan pertukaran pandangan yang cukup panjang, forum akhirnya menyepakati bahwa GLS akan menjadi rumah bersama bagi seluruh LSM di Sulbar dengan mengedepankan prinsip kesetaraan antaranggota.

Untuk mendukung efektivitas organisasi, peserta juga menyetujui pembentukan struktur pengurus harian yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara.

Melalui mekanisme musyawarah mufakat, Andika Putra ditetapkan sebagai Ketua GLS, didampingi Abd. Mubarak sebagai Sekretaris dan H. Muh. Hasan sebagai Bendahara.

Sejumlah organisasi yang tidak sempat hadir dalam pertemuan perdana tersebut juga disebut telah menyampaikan dukungan terhadap hasil musyawarah dan pembentukan GLS.

Ketua GLS terpilih, Andika Putra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin forum tersebut.

Menurutnya, kehadiran GLS diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu sekaligus penggerak kolaborasi antar-LSM dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat dan mengawal upaya pemberantasan korupsi.

“GLS hadir sebagai wadah pemersatu LSM se-Sulawesi Barat. Kami berharap ke depan dapat memberikan kontribusi nyata bagi negara, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi, baik di tingkat nasional maupun daerah,” kata Andika usai terpilih jadi ketua GLS. Kamis, (4/6/2026).

Selain fokus pada isu antikorupsi, GLS juga menargetkan peran yang lebih aktif dalam menindaklanjuti berbagai pengaduan masyarakat serta mengawal aspirasi publik yang berkaitan dengan kepentingan warga.

Dalam waktu dekat, GLS berencana menggelar deklarasi resmi yang akan dirangkaikan dengan penyampaian sikap terhadap sejumlah isu yang menjadi perhatian publik di Sulawesi Barat.

“Kami akan segera melakukan deklarasi resmi sekaligus menyuarakan beberapa isu yang telah kami kaji. Kehadiran GLS diharapkan menjadi kekuatan masyarakat sipil yang independen, kritis, dan konstruktif dalam mengawal jalannya pemerintahan yang bersih dan berintegritas,” ujarnya.

Pembentukan GLS menandai upaya konsolidasi organisasi masyarakat sipil di Sulawesi Barat untuk memperkuat fungsi pengawasan publik sekaligus memperluas ruang kolaborasi dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *