Dorong Swasembada Perikanan, Pemprov Sulbar Tebar 30 Ribu Benih Ikan Nila di Majene

Majene221 Dilihat

Majene – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar terus memperkuat ketahanan pangan di sektor perikanan.

Salah satu upayanya adalah dengan melakukan penebaran 30 ribu benih ikan nila di Bendungan Kalambangan, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, pada Selasa (11/2/2025).

Penjabat (Pj) Gubernur Sulbar, Bahtiar Baharuddin, memimpin langsung kegiatan ini, didampingi sejumlah pejabat OPD Pemprov Sulbar.

Tak hanya pemerintah daerah, masyarakat sekitar dan para pelajar juga ikut berpartisipasi dalam proses penebaran benih ikan nila.

Baca juga: Dorong Ekonomi Majene, Pj Gubernur Sulbar Fokus pada Peternakan dan Perkebunan

Kepala DKP Sulbar, A. Suyuti, menjelaskan bahwa ikan nila yang dilepas di perairan dengan arus deras memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan ikan yang dibudidayakan di kolam atau bioflok.

“Ikan yang tumbuh di perairan berarus akan memiliki daging lebih padat dan kuat karena terbiasa melawan arus,” ungkap Suyuti, yang juga alumni Perikanan Universitas Hasanuddin.

Menurutnya, dalam waktu tiga bulan, ikan nila yang ditebar sudah bisa dipanen oleh warga. Namun, jika dibiarkan hingga enam bulan, ikan akan berkembang biak secara alami hingga jumlahnya bisa mencapai jutaan ekor dalam satu tahun.

Sementara itu, Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin menegaskan bahwa pemanfaatan bendungan sebagai tempat budidaya ikan merupakan langkah strategis untuk memperkuat swasembada pangan.

Baca: https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikan_nila

“Kita ingin memastikan perairan umum bisa dimanfaatkan secara maksimal. Dengan penebaran benih ikan nila ini, kita berharap produksi ikan meningkat, kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi, dan peluang ekonomi bagi warga semakin terbuka,” ujar Bahtiar.

Program penebaran benih ikan nila ini telah dilakukan sejak September 2024 dan terus berlanjut di berbagai wilayah Sulbar. Hingga saat ini, total 2,5 juta benih ikan nila telah didistribusikan, baik melalui fasilitas umum maupun secara langsung kepada masyarakat.

Kebijakan ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam mencapai swasembada pangan, khususnya di sektor perikanan. Pemprov Sulbar optimistis langkah ini akan meningkatkan ketersediaan pangan berbasis perikanan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

(Berit12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *