DPRD Sulbar Kaji Implementasi Perda Perpustakaan di Polman

Polman168 Dilihat

POLMAN, Berita12.com – Dalam upaya memperkuat regulasi penyelenggaraan perpustakaan di Sulawesi Barat, Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DPRD Sulbar melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari implementasi Peraturan Daerah (Perda) terkait perpustakaan yang telah diterapkan di Polman sebagai referensi dalam penyusunan kebijakan serupa di tingkat provinsi.

Ketua Pansus DPRD Sulbar, Irwan Sp Pababari, menegaskan bahwa regulasi yang komprehensif sangat penting guna memastikan pengelolaan perpustakaan berjalan optimal dan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Pemprov dan DPRD Dukung Sineas Sulbar

“Kabupaten Polman telah lebih dulu memiliki Perda terkait penyelenggaraan perpustakaan. Kami ingin melihat efektivitasnya dalam meningkatkan layanan literasi di daerah sebagai bahan kajian bagi Ranperda yang sedang kami susun,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Polman menyambut baik kunjungan Pansus DPRD Sulbar dan memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah layanan literasi ibu dan anak serta fasilitas multimedia di Dinas Perpustakaan Polman. Selain itu, pemerintah daerah tengah berupaya memperluas akses literasi dengan menghadirkan perpustakaan di puskesmas dan rumah sakit, serta mendukung program E-Perspusda—aplikasi perpustakaan digital untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Baca juga: Dewan Perwakilan Rakyat Sulbar

Usai pertemuan dengan Komisi IV DPRD Polman, Tim Pansus DPRD Sulbar melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Kantor Perpustakaan Kabupaten Polman. Selain meninjau langsung fasilitas yang ada, mereka juga menyerahkan bantuan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi di daerah.

Kolaborasi antara DPRD Kabupaten Polman dan DPRD Provinsi Sulawesi Barat diharapkan mampu menghadirkan regulasi yang lebih baik dalam pengelolaan perpustakaan. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan minat baca dan kualitas pendidikan di Sulawesi Barat.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *