MAMASA, Berita12.com — Peran perempuan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya terus didorong melalui inisiatif lokal.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Yayasan Hasira Kembar Pemberdayaan Perempuan Al Uzma Rigita Kabupaten Mamasa, Nurniyati, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan kaum perempuan.
Nurniyati menekankan pentingnya memberikan ruang bagi perempuan untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan, serta memahami isu-isu kritis yang tengah dihadapi kaum perempuan di era modern.
“Perempuan memiliki peran ganda, baik sebagai ibu maupun istri. Karena itu, dibutuhkan ketangguhan, kemandirian, dan cita-cita yang kuat agar mereka bisa berkontribusi optimal bagi keluarga dan masyarakat,” ujar Nurniyati. Minggu, (28/9/2025).
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya sebatas forum diskusi, tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman, belajar dari para ahli, serta membangun solidaritas antarperempuan di Mamasa.
Harapannya, langkah ini dapat melahirkan generasi perempuan yang lebih percaya diri, mandiri, dan siap bersaing di berbagai bidang.
Program pemberdayaan yang digagas DPW Yayasan Al Uzma Rigita ini juga diharapkan mampu memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah, sejalan dengan upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan gender di Sulawesi Barat.
(Berita12)






