Fasilitas RSUD Provinsi Sulbar Dikeluhkan, DPRD Turun Tangan

Mamuju268 Dilihat

MAMUJU, Berita12.com — Upaya meningkatkan layanan kesehatan di Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan. Komisi IV DPRD Sulbar bersama Pemerintah Provinsi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas dan pelayanan di RSUD Provinsi Sulawesi Barat setelah menemukan sejumlah persoalan krusial di lapangan.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sulbar, Abdul Rahim, bersama anggota Irfan Fahri Putra dan Masdar Mahmuddin, digelar untuk memastikan layanan publik di fasilitas kesehatan utama provinsi itu benar-benar berjalan optimal. Evaluasi berlanjut dalam rapat resmi bersama manajemen RSUD, Senin (1/12/2025).

Rahim menegaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi pelayanan.

“Kami menerima banyak laporan mengenai fasilitas dan layanan di RSUD Sulbar. Sidak ini dilakukan untuk melihat langsung dan memastikan penanganannya segera dilakukan,” ujarnya.

Dari hasil inspeksi, sejumlah temuan mencengangkan muncul ke permukaan. Hampir seluruh toilet diketahui tidak berfungsi dengan baik. Plafon di sejumlah koridor tampak bocor dan rusak. Sistem pendingin ruangan (AC) mati di beberapa unit layanan, sementara pencahayaan di beberapa titik gedung dinilai minim dan mengganggu kenyamanan pasien maupun tenaga kesehatan.

Komisi IV juga menyoroti persoalan pengadaan obat yang kerap dikeluhkan masyarakat. Skema distribusi yang tak berjalan lancar disebut berdampak langsung pada pasien yang membutuhkan penanganan cepat.

Tak ingin persoalan berlarut, evaluasi bersama manajemen RSUD Sulbar langsung dilakukan untuk mengidentifikasi kendala teknis maupun manajerial yang menghambat perbaikan fasilitas.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulbar, Amujib, yang turut hadir, memastikan bahwa perbaikan akan diprioritaskan. Ia menilai Direktur RSUD Sulbar yang baru dua bulan menjabat telah memiliki peta permasalahan secara komprehensif mulai dari kerusakan fasilitas hingga pemetaan tenaga produktif.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan rapat teknis khusus untuk membahas langkah-langkah penanganan yang lebih rinci,” ujar Amujib.

Sementara itu, Direktur RSUD Sulbar, dr. Musadri Amir Abdullah, menyampaikan apresiasi atas perhatian serius DPRD dan Pemprov. Ia mengakui banyak persoalan yang harus segera diselesaikan sejak ia mulai memimpin rumah sakit tersebut.

Komisi IV menegaskan akan mengawal penuh proses perbaikan demi memastikan masyarakat Sulawesi Barat mendapatkan layanan kesehatan yang layak  sesuai harapan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam mendorong kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *