GMKI Mamuju Kritisi Kinerja Pembimas Kristen di Sulbar

Mamuju791 Dilihat

MAMUJU, Berita12.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamuju menggelar audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Adnan Nota, pada Rabu (20/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, GMKI menyampaikan berbagai isu strategis terkait pembinaan pemuda dan mahasiswa, efektivitas pelayanan bagi warga gereja, serta peran tenaga pengajar agama Kristen di Sulawesi Barat.

Ketua GMKI Cabang Mamuju, Yulianus Tamo, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi antara GMKI dan Kemenag Sulbar.

“Kami mengapresiasi keterbukaan Kakanwil Kemenag Sulbar dalam berdiskusi dengan mahasiswa. Ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kerukunan umat beragama di Sulawesi Barat. Kami melihat masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama dalam pembinaan kepemudaan dan keterbukaan akses bagi wilayah-wilayah tertentu di Sulbar agar semakin mencerminkan wajah bangsa yang demokratis,” ujar Yulianus.

GMKI Kritik Kinerja Pembimas Kristen

Dalam pertemuan ini, GMKI juga mengkritisi kinerja Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen di Sulawesi Barat yang dinilai kurang serius dalam mengemban tugasnya. Menurut Yulianus, selama 16 tahun menjabat, Pembimas Kristen belum mampu memenuhi hak-hak umat Kristen di Sulbar secara optimal.

“Saat ini, ada beberapa perguruan tinggi di Sulbar yang mayoritas mahasiswanya beragama Kristen, tetapi mereka tidak mendapatkan pendidikan agama sebagaimana yang diatur dalam Pasal 29 Ayat 2 UUD 1945, yang menjamin kebebasan beribadah dan memperoleh pendidikan agama,” tegasnya.

Selain itu, GMKI juga mempertanyakan tingkat kedisiplinan di lingkungan Kemenag Sulbar yang dinilai belum selektif dalam mengevaluasi kinerja pegawai.

“Kami berharap Kemenag Sulbar tidak hanya fokus pada kepentingan internal, tetapi benar-benar memperhatikan persoalan umat. Pemangku kebijakan harus lebih serius dalam memastikan pelayanan keagamaan berjalan dengan baik,” tutup Yulianus.

Audiensi ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara GMKI dan Kemenag Sulbar untuk memperbaiki kebijakan serta pelayanan bagi umat Kristen di provinsi tersebut. (*)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *