MAMASA, Berita12.com — Hari pertama kembali bekerja dari kantor atau Work From Office (WFO), Bupati Mamasa Welem Sambolangi langsung memberikan arahan kepada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Mamasa melalui apel gabungan di Gedung Gabungan Dinas, Senin (30/3/2026).
Dalam apel tersebut, Welem hadir bersama Wakil Bupati Mamasa H. Sudirman, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pejabat eselon II. Ia menegaskan apel bersama tidak hanya menjadi agenda rutin kedinasan, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan soliditas antarinstansi.
Menurutnya, pelaksanaan apel gabungan tidak harus selalu terpusat di Kantor Bupati. Variasi lokasi apel dinilai penting untuk menjaga semangat kerja ASN tetap dinamis.
“Kita tidak mesti selalu melakukan apel gabungan di Kantor Bupati. Sesekali di kantor lain supaya suasananya tidak membosankan dan semangat kerja seluruh OPD tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Welem.
Selain penguatan koordinasi internal, Bupati Mamasa juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif ASN dalam menyukseskan agenda Bulan Mamase 2026 yang akan berlangsung sepanjang April mendatang. Ia menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni atau hiburan semata.
Menurutnya, Bulan Mamase merupakan momentum strategis untuk menyerap gagasan dari diaspora Mamasa yang datang dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri.
“Ini bukan ajang hura-hura. Kita memanfaatkan kehadiran diaspora Mamasa untuk menerima masukan dan kontribusi pemikiran demi pembangunan Mamasa ke depan,” katanya.
Rangkaian Bulan Mamase akan diisi beragam kegiatan, mulai dari pameran pembangunan, pertunjukan seni dan budaya, permainan rakyat, hingga agenda komunitas yang melibatkan masyarakat luas.
Selain mendorong promosi budaya daerah, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Kabupaten Mamasa sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat Mamasa di kampung halaman dan diaspora yang tersebar di berbagai wilayah.
Pelaksanaan Bulan Mamase turut mendapat dukungan dari Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia, Perhimpunan Masyarakat Mamasa Indonesia, serta sejumlah organisasi dan perusahaan mitra lainnya.
Pemerintah Kabupaten Mamasa berharap kolaborasi lintas elemen tersebut dapat memperkuat promosi daerah sekaligus membuka peluang kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan Mamasa ke depan.
(Berita12)









