Mamuju – Peringatan Isra Mi’raj dan Hari Jadi Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 tahun berlangsung khidmat di Aula Outdoor Kodim 1418 Mamuju, Jl. Yos Sudarso, Senin malam (3/2/2025).
Acara ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momentum untuk memanjatkan doa demi keselamatan dan keberkahan bagi Kabupaten Mamuju.
Berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, serta pejabat pemerintah hadir dalam kegiatan ini. Ketua Panitia, yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, M. Khalil Qibran, menjelaskan bahwa peringatan kali ini mengusung tema “Mengetuk Pintu Langit untuk Mamuju yang Diberkahi”.
“Tema ini mencerminkan harapan agar Mamuju senantiasa diberi perlindungan dan keberkahan oleh Allah SWT, terutama mengingat bencana yang kerap melanda daerah kita, seperti banjir, tanah longsor, dan kebakaran,” ujar Qibran.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para peserta mengikuti istighosah dan doa bersama. Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng, sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian sosial.
Qibran juga mengungkapkan bahwa Badan Otonom (Banom) NU akan terus bersinergi dengan pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kami berencana menggelar pemotongan hewan kurban sebagai bentuk syukur atas bertambahnya usia NU dan sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat,” tutupnya.
Peringatan yang berlangsung penuh makna ini diharapkan dapat semakin memperkuat ikatan sosial dan membangun semangat gotong-royong dalam menghadapi berbagai tantangan di Mamuju.
(Berita12)






