Berita12.com — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari Fraksi Golkar, Dr. H. Mulyadi Bintaha, M.Pd., turun menemui masyarakat di Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (17/8/2026).
Pertemuan tersebut dikemas dalam bentuk hearing dialog sebagai bagian dari kegiatan pengawasan sekaligus upaya menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
Dalam kesempatan itu, warga diberi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan, kebutuhan, maupun keluhan yang mereka hadapi. Masukan tersebut menjadi bahan bagi Mulyadi dalam menjalankan fungsi pengawasan sebagai anggota DPRD Sulbar.
Selain mendengarkan aspirasi warga, Mulyadi turut memaparkan sejumlah informasi mengenai arah dan perkembangan pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
Ia juga menyinggung kondisi anggaran daerah yang menurutnya dalam dua tahun terakhir menghadapi tekanan akibat berkurangnya atau dilakukannya efisiensi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Kondisi tersebut, kata Mulyadi, berimbas pada sejumlah program pembangunan yang sebelumnya telah diperjuangkan. Keterbatasan fiskal membuat beberapa rencana pembangunan harus menghadapi kendala dalam pelaksanaannya.
“Dalam dua tahun terakhir ini anggaran transfer dari pusat mengalami pengurangan atau efisiensi. Kondisi ini menyebabkan beberapa pembangunan yang kita perjuangkan mengalami kendala,” kata Mulyadi.
Salah satu yang ikut terdampak adalah dukungan terhadap pembangunan rumah ibadah. Mulyadi menyebut, keterbatasan anggaran menyebabkan sektor tersebut mendapatkan porsi dukungan yang sangat terbatas.
“Pembangunan rumah ibadah nyaris hilang atau tidak ada,” ujarnya.
Menurut Mulyadi, pembangunan daerah tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik. Fasilitas yang mendukung kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat juga menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian.
Karena itu, ia menilai komunikasi langsung dengan masyarakat penting dilakukan agar persoalan di lapangan dapat diketahui dan menjadi bahan dalam pengawasan maupun pembahasan kebijakan di tingkat provinsi.
Hearing tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan pertandingan domino gembira. Suasana kebersamaan itu menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kelurahan Malunda. (**)






