JAKARTA, Berita12.com – HKTI Gelar Munas ke-X dan Kongres Tani di Jakarta, Usung Semangat Pertanian Modern dan Perdesaan Maju.
Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kembali menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-X dan Kongres Tani yang dirangkaikan dengan Tani Fest, sebuah ajang kolaboratif bagi insan pertanian nasional.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Juni 2025, bertempat di Auditorium Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta.
Dengan mengusung tema “HKTI Mewujudkan Pertanian Modern dan Struktur Perdesaan Maju”, perhelatan akbar ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh penjuru tanah air. Mereka terdiri dari perwakilan provinsi, kabupaten/kota, serta unsur Pemuda Tani Indonesia dan Wanita Tani Indonesia.
Sejumlah tokoh penting nasional dijadwalkan hadir memberikan dukungan dan arah kebijakan dalam forum ini. Di antaranya: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, hingga Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana.
Munas ini menjadi momentum strategis bagi HKTI dalam menentukan arah dan kepemimpinan organisasi ke depan.
Salah satu peserta asal Sulawesi Barat menyampaikan harapannya agar musyawarah ini dapat melahirkan pemimpin baru yang visioner dan profesional.
“Kami berharap lahir kepemimpinan baru yang kuat, solid, dan mampu membawa semangat baru dalam menggerakkan roda organisasi. HKTI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung penuh visi Presiden Prabowo dalam mewujudkan swasembada pangan,” ungkapnya. Senin, (23/6/2025).
Selain menjadi ajang konsolidasi nasional, Tani Fest juga akan menampilkan inovasi pertanian, produk unggulan pertanian, dan diskusi interaktif seputar tantangan serta peluang dunia pertanian di era modern.
HKTI menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam membangun sistem pertanian yang maju, inklusif, dan berkelanjutan, guna menjawab kebutuhan bangsa sekaligus meningkatkan taraf hidup petani Indonesia.
(B12/Rz)












