Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional di UTHM

NASIONAL, PENDIDIKAN80 Dilihat

Malaysia, Berita12.com — Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Indonesia, berhasil menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional pada 22 Juni 2026 di Perpustakaan Tunku Tun Aminah, Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Johor, Malaysia. Program ini merupakan wujud nyata komitmen UNJ dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat kerja sama akademik internasional melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mengusung tema “Financial Literacy for Future Educators and Communities” (Literasi Keuangan untuk Calon Pendidik dan Komunitas), program ini dirancang khusus untuk calon guru dari Institut Pendidikan Guru Kampus Tun Hussein Onn (IPGKTHO), Malaysia. Sebagai generasi pendidik masa depan, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam penyebaran pengetahuan keuangan di lingkungan sekolah dan masyarakat luas.

Literasi keuangan bukan sekadar kemampuan pribadi — ini adalah alat transformasi yang dapat digunakan para calon pendidik untuk memberdayakan komunitas yang akan mereka layani selama generasi mendatang.

Program ini dipimpin oleh Halim Rasyid, S.E., M.Ak., bersama tim akademik interdisiplin yang terdiri dari Etyca Rizky Yanti, S.E., M.M. (Literasi Keuangan); Yunike Berry, S.M.B., M.Sc., CFP. (Keuangan Pribadi dan Investasi); Mukhibatul Hikmah, S.AB., M.AB. (Perencanaan Keuangan Pribadi); Ade Sri Mulyani, S.E., M.M. (Keuangan); Tri Lestari (Manajemen Keuangan); Abdul Latif, S.E., M.M. (Manajemen Keuangan); dan Alphieza Syam, S.E., M.Ak. (Manajemen Risiko). Tim secara kolaboratif merancang bahan ajar partisipatif, media pembelajaran interaktif, dan sumber daya literasi keuangan yang sesuai dengan konteks pendidikan Malaysia.

Program ini memperkenalkan literasi keuangan sebagai kompetensi menyeluruh yang mencakup penganggaran, kebiasaan menabung, perilaku konsumsi yang bertanggung jawab, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta kewaspadaan terhadap ancaman penipuan keuangan digital yang terus meningkat. Peserta dilibatkan dalam skenario keuangan nyata yang disesuaikan dengan konteks kehidupan sehari-hari sebagai calon pendidik di Malaysia.

 

 

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *