Menjelang Kongres, GMKI Utus Calon Sekum dengan Doa

Jakarta404 Dilihat

JAKARTA, Berita12.com – Ibadah Pengutusan GMKI: Menghidupi Kepemimpinan sebagai Tindakan Iman.

Di tengah semangat kekristenan yang menjadi napas perjuangan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), ibadah pengutusan bukan hanya prosesi seremonial, melainkan wujud nyata penyerahan diri dalam panggilan pelayanan.

Hal ini terlihat dalam ibadah pengutusan calon Sekretaris Umum GMKI, Alderianto Faldy, yang dilangsungkan pada Jumat, 9 Mei 2025, menjelang Kongres Nasional Ke-XXXIX GMKI yang akan digelar 16–21 Mei 2025 di Samarinda, Kalimantan Timur.

Baca juga: Bulan Mamasa Dimulai, GMKI Dukung Penuh Inisiatif Daerah

Bertempat di Restoran Sarang Oci, Tebet, Jakarta Selatan, acara tersebut menjadi ruang spiritual yang sarat makna.

Hadir dalam ibadah ini para tokoh lintas generasi GMKI, termasuk empat mantan Ketua Umum Korneles Galanjinjinay, Sahat M.P. Sinurat, Marim Purba, dan Edward Tanari.

Kebersamaan mereka menjadi simbol kesinambungan nilai dan penegasan bahwa kepemimpinan di GMKI tumbuh dari dasar spiritualitas, bukan sekadar ambisi jabatan.

Dalam sesi refleksi, para mantan Ketua Umum menyampaikan harapan agar Kongres mendatang berjalan dengan damai, dewasa, dan setia pada nilai-nilai kekristenan.

Mereka menekankan pentingnya menghadirkan pemimpin yang tidak hanya mampu memimpin secara organisatoris, tetapi juga setia melayani di tiga medan layan utama GMKI: Gereja, Kampus, dan Masyarakat.

Alderianto Faldy, dalam kesaksiannya, menyatakan bahwa langkahnya maju bukan didorong keinginan pribadi, melainkan sebagai respons iman atas panggilan pelayanan.

Baca juga: Gubernur Kaltim Pastikan Dukung Penyelenggaraan Kongres ke-39 GMKI di Kota Samarinda

“GMKI bukan ajang ambisi, tetapi altar pergumulan. Dari doa kita bertolak, bukan demi menang, tapi untuk membangun tubuh Kristus bersama,” ujarnya penuh keyakinan.

Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh kader GMKI bahwa regenerasi sejati bukan soal jabatan, melainkan kesetiaan untuk melayani dan menjaga integritas gerakan.

Ibadah pengutusan ini mengajak setiap insan GMKI untuk senantiasa menumbuhkan roh persekutuan dan menjadikan kepemimpinan sebagai bentuk kesaksian hidup.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *