Musim Kemarau Mengancam, Mamasa Matangkan Operasi Modifikasi Cuaca

Mamasa172 Dilihat

Berita12.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau 2026 melalui rencana pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Daerah Aliran Sungai (DAS) Mamasa yang terhubung dengan PLTA Bakaru.

Pembahasan tersebut digelar dalam audiensi bertajuk Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Daerah Aliran Sungai Mamasa melalui PLTA Bakaru di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa, Rabu (15/7/2026).

Audiensi dipimpin langsung oleh Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta pihak BMKG Sulawesi Barat dan PLTA Bakaru.

Rencana pelaksanaan OMC didasarkan pada hasil analisis dan observasi BMKG Sulawesi Barat yang memprediksi Kabupaten Mamasa telah memasuki awal musim kemarau sejak dasarian III Juni hingga dasarian II Juli 2026.

BMKG memperkirakan musim kemarau tahun ini akan berlangsung selama 7 hingga 12 dasarian atau sekitar 2,5 sampai 4 bulan, dengan puncaknya diprediksi terjadi pada Agustus 2026.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi ketersediaan debit air yang menjadi sumber utama pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Bakaru.

Pihak BMKG Sulbar bersama manajemen PLTA Bakaru menjelaskan bahwa penurunan debit air selama musim kemarau dapat berdampak terhadap pencapaian target produksi energi listrik. Karena itu, diperlukan langkah mitigasi melalui Operasi Modifikasi Cuaca untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan di kawasan tangkapan air.

Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, pelaksanaan OMC direncanakan berlangsung pada Oktober 2026. Kecamatan Sumarorong diproyeksikan menjadi salah satu titik utama operasi hujan buatan karena berada di kawasan yang berpengaruh terhadap daerah tangkapan air PLTA Bakaru.

Melalui langkah tersebut, Pemkab Mamasa berharap ketersediaan air tetap terjaga selama musim kemarau sehingga pasokan air bagi PLTA Bakaru dapat dipertahankan, sekaligus meminimalkan dampak kekeringan di wilayah tersebut.(*)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *