Pemkab Mamasa dan GMKI Mulai Pembangunan Gereja Sadabossa

Mamasa392 Dilihat

MAMASA, Berita12.com — Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) mengawali pembangunan gedung Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Sadabossa, Kecamatan Tawalian, Kamis (19/12/2025).

Peletakan batu pertama ini menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial Natal Nasional GMKI 2025 yang akan digelar di Kabupaten Mamasa.

Bupati Mamasa Welem Sambolangi hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan bergandengan tangan dengan Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti. Turut hadir anggota DPRD Kabupaten Mamasa Yehisker, pengurus GMKI, tokoh gereja, serta warga Jemaat Sadabossa.

Bakti sosial pembangunan gereja ini menjadi salah satu program utama Panitia Natal Nasional GMKI 2025, yang menitikberatkan pada aksi nyata dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menekankan pentingnya semangat kekompakan, kekeluargaan, dan gotong royong dalam membangun rumah ibadah.

Ia menyebut bakti sosial tersebut sebagai wujud kasih Tuhan yang nyata di tengah kehidupan masyarakat.

“Bakti sosial hari ini adalah bentuk kasih Tuhan, karena berkat-Nya kita bisa berkumpul dan bekerja bersama. Gereja ini bisa selesai jika kita semua kompak dan bergotong royong,” ujar Welem.

Ia berharap pembangunan gereja dapat segera rampung dan sudah bisa digunakan dalam waktu dekat. Bahkan, Welem menargetkan pada 28 Desember mendatang, gedung gereja tersebut sudah dapat ditempati sebagai simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Saya yakin semangat gotong royong di Mamasa terus tumbuh. Ini yang membuat saya bangga. Mari kita pelihara persekutuan, menjaga kebersamaan, dan menjunjung tinggi persaudaraan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PP GMKI Prima Surbakti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga jemaat atas kerja sama dan antusiasme yang ditunjukkan dalam pembangunan gereja tersebut.

Ia mengaku kunjungannya ke Mamasa kali ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan pelaksanaan program nasional GMKI, yakni Natal Nasional GMKI 2025.

“Kami berharap bakti sosial ini tidak hanya bermakna, tetapi juga berdampak bagi seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan gereja ini bukan hanya tugas GMKI atau pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Prima.

Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi kekuatan utama untuk mewujudkan cita-cita bersama, sekaligus mempererat persatuan antara organisasi, pemerintah, dan masyarakat.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Natal Nasional GMKI 2025, Yehisker, mengungkapkan rasa syukur atas terpilihnya Kabupaten Mamasa sebagai tuan rumah perayaan Natal Nasional GMKI tahun ini.

Ia menilai antusiasme dan semangat warga Jemaat Sadabossa sangat luar biasa sejak awal persiapan hingga pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan gereja.

“Semangat jemaat sungguh luar biasa. Ini menjadi modal besar, bukan hanya untuk pembangunan gereja, tetapi juga untuk menyukseskan Natal Nasional GMKI 2025,” kata Yehisker.

Ia optimistis, dalam waktu dekat seluruh pihak akan kembali bertemu di lokasi yang sama dengan wajah cerah, menyaksikan gereja berdiri sebagai simbol iman, kebersamaan, dan pelayanan nyata bagi masyarakat Mamasa.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *