Berita12.com — Pemerintah Kabupaten Mamasa resmi memulai proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 sebagai bagian dari persiapan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat kabupaten.
Pembukaan seleksi digelar di Aula Mini Kantor Pemerintah Kabupaten Mamasa, Senin (6/4/2026) pagi, dan dibuka langsung oleh Welem Sambolangi didampingi jajaran Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) Kabupaten Mamasa.
Dalam sambutannya, Bupati Mamasa mengapresiasi kesiapan panitia yang telah menyusun tahapan seleksi secara sistematis dan terstruktur.
Ia menegaskan bahwa proses penjaringan dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari pendaftaran hingga seleksi administrasi dan tahapan lanjutan lainnya.
“Seluruh tahapan ini dirancang untuk menjaring putra-putri terbaik yang benar-benar siap mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka,” kata Welem.
Menurutnya, seleksi Paskibraka bukan sekadar proses mencari petugas upacara, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat nasionalisme tinggi
Ia juga mengingatkan bahwa proses seleksi tidak mudah. Namun, keberanian para peserta mengikuti tahapan awal sudah menjadi langkah positif dalam membangun mental dan tanggung jawab sebagai generasi penerus daerah.
Selain itu, Welem berharap tim seleksi dapat menjalankan tugas secara objektif dan profesional, sekaligus memberikan pendampingan yang maksimal kepada para peserta selama proses berlangsung.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan mampu menghasilkan calon anggota Paskibraka yang berkualitas serta membanggakan Kabupaten Mamasa, baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Sebanyak 168 pelajar tercatat mengikuti seleksi tahun ini. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dipilih 71 orang terbaik yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan 17 Agustus 2026 di Kabupaten Mamasa. (*)






