Bocah 10 Tahun di Mamasa Diduga Nyaris Diculik, Selamat Setelah Lompat dari Motor Pelaku

KRIMINAL, Mamasa275 Dilihat

Berita12.com — Warga Dusun Rea, Desa Tabang Barat, Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dibuat geger oleh dugaan percobaan penculikan terhadap seorang anak di bawah umur, Minggu (10/5/2026).

Seorang pria berinisial S (26), warga Rante Kumbiling, Kabupaten Mamuju Tengah, diamankan personel Polsek Pana bersama warga setelah diduga mencoba membawa kabur seorang bocah laki-laki berinisial R (10).

Peristiwa ini memicu keresahan di tengah warga, terlebih aksi pelaku diduga dilakukan dengan modus berpura-pura membeli kopi sebelum membawa korban menggunakan sepeda motor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, awalnya pelaku mendatangi jalan poros Tabang Barat–Saloan dan berpura-pura mencari kopi. Saat bertemu korban, pelaku menanyakan apakah ada kopi yang bisa dibeli.

Tanpa menaruh curiga, korban kemudian pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi untuk mengambil satu kilogram biji kopi sesuai permintaan pelaku.

Namun setelah kopi diserahkan, situasi berubah.

Pelaku diduga mulai menjalankan aksinya dengan membujuk korban untuk ikut berjalan-jalan menggunakan sepeda motor. Untuk meyakinkan korban, pelaku menjanjikan uang sebesar Rp10 ribu.

“Pelaku merayu korban untuk ikut jalan-jalan menggunakan sepeda motor dengan iming-iming uang sebesar Rp10.000. Korban pun akhirnya terbujuk dan naik ke motor pelaku menuju arah Desa Saloan,” kata Humas Polres Mamasa, Iptu Andi Panangi.

Sebelum kejadian itu, warga setempat ternyata sudah lebih dulu menaruh curiga terhadap gerak-gerik pelaku. Keberadaan pria yang bukan warga Dusun Rea itu disebut beberapa kali terlihat mondar-mandir di sekitar jalan poros.

Kecurigaan warga terbukti saat pelaku kembali dari arah Saloan menuju Tabang Barat dengan membawa korban.

Di tengah perjalanan, korban diduga mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Dalam kondisi motor masih melaju, bocah berusia 10 tahun itu nekat melompat untuk menyelamatkan diri.

Aksi spontan korban sontak menarik perhatian warga sekitar yang sejak awal mengawasi pergerakan pelaku.

Warga kemudian menghadang sepeda motor pelaku dan menghentikannya sebelum situasi berubah menjadi amuk massa.

Personel Polsek Pana yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk mengamankan terduga pelaku dan mengevakuasinya ke kantor polisi.

Kapolsek Pana, Iptu Amsal, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan pelaku saat ini telah diamankan.

“Pelakunya sudah kami amankan,” kata Amsal saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Mamasa untuk penanganan lebih lanjut, termasuk mendalami motif pelaku.

“Masih di Polsek, sudah kami koordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Mamasa agar segera dijemput,” ujarnya.

Sementara itu, korban saat ini masih berada di Polsek Pana untuk dimintai keterangan guna melengkapi proses penyelidikan.

Polisi masih mendalami apakah aksi tersebut murni percobaan penculikan atau memiliki motif lain. Kasus ini kini dalam penanganan intensif aparat kepolisian. (*)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *