Berita12.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mamasa resmi merampungkan susunan kepengurusan untuk masa bakti 2026-2031. Formasi baru ini menghadirkan nuansa berbeda dengan tampilnya generasi muda pada jajaran inti partai.
Berdasarkan keputusan Tim Koordinator DPP PKB, Suhadi Kandoa dipercaya memimpin DPC PKB Mamasa sebagai ketua. Ia akan didampingi Ricci Alui sebagai sekretaris dan Masri sebagai bendahara.
Ketiga nama tersebut dinilai mewakili semangat regenerasi sekaligus menjadi representasi kader milenial yang akan membawa arah baru bagi PKB di Kabupaten Mamasa.
Meski kepengurusan kini didominasi wajah muda, Ketua DPC PKB Mamasa terpilih, Suhadi Kandoa, menegaskan bahwa pengurus baru tetap menjunjung tinggi peran dan kontribusi para senior partai yang telah membangun fondasi organisasi selama ini.
“Saya titip pesan kepada seluruh kader, pengurus lama adalah guru kami. Mereka yang merintis dan menjaga marwah PKB Mamasa hingga tetap eksis sampai hari ini,” kata Suhadi.
Ia juga mengajak seluruh pengurus dan kader senior untuk tetap terlibat aktif dalam perjalanan partai ke depan.
“Kami mengajak semua senior untuk tetap aktif. Pikiran, pengalaman, dan jejaring yang dimiliki sangat kami butuhkan. Mari kita kolaborasikan semangat milenial dengan kearifan para senior untuk membesarkan PKB Mamasa,” ujarnya.
Dengan komposisi kepengurusan yang baru, PKB Mamasa menargetkan percepatan konsolidasi organisasi hingga tingkat desa. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda politik pada periode mendatang.
Sementara itu, Sekretaris DPC PKB Mamasa terpilih, Ricci Alui, menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola administrasi serta membangun komunikasi organisasi yang lebih efektif.
Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab menghadirkan energi baru dan pola kerja yang lebih adaptif tanpa mengabaikan warisan yang telah dibangun oleh para pendahulu.
“Tugas kami sebagai milenial adalah membawa energi baru, kecepatan, dan cara kerja yang adaptif. Tapi kami tidak akan jumawa. Pondasi yang ada hari ini adalah hasil kerja keras pengurus lama,” kata Ricci.
Ia menyebut pembenahan data kader dan penguatan komunikasi internal menjadi prioritas awal kepengurusan baru.
“Fokus pertama kami, data kader harus valid sampai tingkat ranting, dan komunikasi antara DPC, PAC, hingga ranting harus berada dalam satu frekuensi. PKB harus semakin mudah diakses oleh masyarakat,” tuturnya.
Kepengurusan baru DPC PKB Mamasa diharapkan menjadi momentum regenerasi sekaligus penguatan organisasi, dengan memadukan semangat generasi muda dan pengalaman para senior dalam menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis. (*)






