Ribuan Warga Mamasa Gelar Doa dan Seribu Lilin di Tribun Kondosapata untuk Damai Indonesia

Mamuju517 Dilihat

MAMASA, Berita12.com — Ribuan warga Mamasa berkumpul di Tribun Lapangan Kondosapata, Rabu malam (3/9/2025), untuk mengikuti doa bersama dan menyalakan seribu lilin sebagai simbol kepedulian dan harapan perdamaian.

Acara bertajuk “Doa Bersama, 1000 Lilin untuk Korban Kericuhan NKRI” ini digagas oleh Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama organisasi kemahasiswaan dan OKP. Kehangatan malam itu terasa berbeda ketika cahaya lilin perlahan menyala, menyatukan doa warga lintas agama dan golongan.

Deklarasi damai ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Besar Kombongan Kalua’ di Rumah Jabatan Bupati Mamasa. Forum yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, adat, pemuda, hingga pers itu sepakat menjunjung tinggi nilai lokal sitayuk sikamase sirande maya-maya saling menghormati, menghargai, dan mengasihi.

Suasana penuh haru menyelimuti lapangan. Doa dipanjatkan untuk para korban kericuhan yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia, sekaligus sebagai ikhtiar menjaga Mamasa tetap aman.

Sejumlah tokoh penting hadir, mulai dari Bupati Mamasa Welem Sambolangi, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, DPRD, OPD, hingga aktivis mahasiswa. Dari tingkat provinsi, tampak pula anggota DPRD Sulbar dari Fraksi Golkar, Daud Tandi Arruan.

Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi menegaskan pentingnya menjaga kedamaian di tanah Mamasa.

“Jangan biarkan ada yang datang memprovokasi kita. Mamasa adalah rumah kita bersama. Mari kita rawat agar tetap damai,” ujarnya.

Doa dan penyalaan lilin berlangsung khidmat dan damai. Cahaya seribu lilin di tribun Lapangan Kondosapata menjadi pesan sederhana namun kuat: persaudaraan dan persatuan adalah cahaya yang tak boleh padam di Mamasa.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *