Sawah Terendam Banjir di Mamasa, Warga Keluhkan Drainase Buruk

Mamasa345 Dilihat

Mamasa – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mamasa pada Selasa malam (4/3/2025) mengakibatkan sawah milik warga di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, terendam banjir.

Genangan air masih bertahan hingga Rabu pagi (5/3/2025), membuat petani resah karena berpotensi menyebabkan gagal panen.

Salah satu petani, Fransiska, mengungkapkan bahwa sawahnya masih terendam akibat pematang yang jebol setelah hujan lebat semalam. Selain curah hujan tinggi, ia menyebutkan bahwa air dari irigasi yang tak kunjung diperbaiki ikut memperparah kondisi sawahnya.

“Air belum surut, masih terus masuk ke sawah dari irigasi yang jebol. Kalau dibiarkan seperti ini, pasti kami mengalami kerugian besar,” ujar Fransiska saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Tak hanya sawah, banjir juga merendam permukiman warga. Fransiska mengungkapkan bahwa air masuk ke rumahnya hingga setinggi pergelangan kaki, bahkan menyebabkan retakan pada bangunan rumahnya. Ia menilai buruknya sistem drainase menjadi faktor utama lambatnya air surut.

Warga Minta Pemerintah Bertindak Cepat

Fransiska dan warga lainnya berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamasa segera mengambil langkah untuk memperbaiki sistem drainase dan irigasi di wilayah mereka.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki drainase dan irigasi agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” harapnya.

Banjir akibat hujan deras dan sistem drainase yang kurang optimal menjadi permasalahan yang terus terjadi di wilayah tersebut.

Warga berharap ada solusi konkret dari pemerintah agar sawah mereka tidak terus-menerus terancam gagal panen setiap musim hujan tiba.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *