Aksi FPN Makassar Serukan Solidaritas Global untuk Palestina, Kutuk Genosida Israel

Sulsel175 Dilihat

MAKASSAR, Berita12.com – Puluhan warga Makassar yang tergabung dalam Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi solidaritas mendukung Palestina, Sabtu (15/6/2025) sore.

Aksi tersebut berlangsung di kawasan Anjungan Pantai Losari dan dilanjutkan hingga Sunset Quay, CPI, dengan semangat membara menolak penjajahan dan kekerasan terhadap rakyat Palestina.

Peserta aksi membawa atribut simbolik seperti bendera Palestina dan Indonesia, poster perlawanan, hingga spanduk besar bertuliskan “Stop Genocide in Palestine!”. Beberapa di antaranya mengenakan kostum menyerupai dokter penuh darah dan menggendong boneka bayi yang dikafani, sebagai gambaran tragedi kemanusiaan yang menimpa anak-anak di Gaza.

“Aksi ini kami gelar sebagai bentuk solidaritas nyata. Kami ingin warga Makassar ikut bersuara bersama dunia untuk menghentikan genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina,” ujar Mauliyah Mulkin, Koordinator Pokja FPN Makassar.

Di lokasi aksi, massa juga membuat dan membagikan video pendek berisi pesan-pesan kemanusiaan di media sosial mereka.

Orasi, pembacaan puisi, hingga yel-yel “Mampus Israel, Mampus Amerika” menggema di tengah kerumunan, menandai kekesalan massa terhadap kebrutalan militer Israel.

Setelah melakukan doa bersama di Masjid Amirul Mukminin, peserta aksi melanjutkan pawai damai menuju CPI sebagai bentuk peneguhan sikap solidaritas terhadap Palestina.

Dihubungi secara terpisah, Sekretaris Jenderal FPN Furqan AMC mengecam keras peran Amerika Serikat dalam mendukung kekuatan militer Israel.

“Sebagian besar persenjataan Israel disuplai oleh Amerika. Tanpa dukungan itu, Israel tidak akan sekuat sekarang,” jelas Furqan. Ia juga menuntut AS dan sekutunya menghentikan bantuan militer terhadap Israel.

Furqan turut menyoroti agresi terbaru Israel yang menargetkan ibu kota Iran, Teheran, pada 13 Juni lalu.

“Serangan itu jelas pelanggaran terhadap hukum internasional. Ini bukti bahwa arogansi Israel tak berhenti di Palestina saja,” ujarnya.

Akibat serangan tersebut, sejumlah tokoh penting Iran, termasuk Panglima Garda Revolusi IRGC Hossein Salami dan Kepala Staf Militer Mohammad Bagheri, dilaporkan tewas.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal ke Tel Aviv yang menghantam markas besar militer Israel dan menyebabkan kerusakan signifikan.

Aksi solidaritas ini menjadi salah satu dari gelombang gerakan sipil global yang menyerukan keadilan bagi Palestina dan menolak kekerasan bersenjata sebagai solusi konflik.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *