BADKO HMI Sulbar Somasi Kampus STIKES Bina Bangsa Majene

Majene, PENDIDIKAN440 Dilihat

MAJENE – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Barat mengecam keras insiden pengrusakan bendera HMI, skorsing terhadap kader, serta dugaan pencemaran nama baik kadernya.

Peristiwa ini dinilai sebagai bentuk pelecehan terhadap organisasi dan upaya pembungkaman kebebasan akademik.

Berdasarkan video yang beredar serta keterangan massa aksi HMI, insiden pengrusakan bendera terjadi di lokasi kejadian. BADKO HMI Sulbar menegaskan bahwa bendera HMI bukan sekadar simbol, tetapi juga representasi kehormatan organisasi.

“Tindakan pengrusakan ini jelas penghinaan terhadap organisasi. Di medan perjuangan, bendera adalah titik koordinasi dan simbol kehadiran organisasi dalam merespons persoalan yang terjadi,” ujar Ketua Umum BADKO HMI Sulbar, Muh. Ridwan. Rabu, (12/3/2025).

BADKO HMI Sulbar menduga bahwa pengrusakan ini dilakukan secara terorganisir dan melibatkan pihak kampus. Mereka menilai bahwa alih-alih melemahkan HMI, insiden ini justru semakin memperkuat konsolidasi kader di Sulawesi Barat.

Tak hanya itu, BADKO HMI Sulbar juga menyoroti skorsing satu semester yang dijatuhkan kepada salah satu kadernya. Sanksi tersebut diberikan setelah kader tersebut terlibat dalam debat dengan dosen saat forum musyawarah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

“Kami melihat ini sebagai bentuk pembungkaman dan sikap anti-demokrasi yang bertentangan dengan prinsip kebebasan berpendapat dalam dunia akademik,” tegas pernyataan resmi BADKO HMI Sulbar.

Sebagai respons atas peristiwa ini, BADKO HMI Sulbar melayangkan somasi kepada Yayasan Pengelola Kampus STIKES Bina Bangsa Majene agar bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran terhadap kadernya.

Mereka juga mengecam pembekuan keanggotaan kader HMI oleh lembaga internal kampus, dalam hal ini BEM, yang dianggap merugikan nama baik kader.

Selain itu, BADKO HMI Sulbar mendesak pihak kampus memberikan klarifikasi terkait kasus ini serta meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pencemaran nama baik kadernya.

Mereka juga berencana mengeluarkan surat imbauan aksi sebagai bentuk protes atas insiden yang dinilai mencederai kebebasan berpendapat dan kehormatan organisasi.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *