MAMASA, Berita12.com – BEM Nusantara Sulawesi Barat Desak Audit Menyeluruh atas Dugaan Penyimpangan Program Makanan Tambahan di Kabupaten Mamasa
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Sulawesi Barat mengungkapkan keprihatinannya terhadap dugaan penyalahgunaan anggaran Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dalam Program Makanan Tambahan (PMT) untuk ibu hamil dan balita di Kabupaten Mamasa.
Mereka mendesak dilakukannya audit menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan setempat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut.
Koordinator BEM Nusantara Sulawesi Barat, Huh Algafari, mengungkapkan bahwa distribusi PMT diduga tidak tepat sasaran dan tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta Petunjuk Teknis (Juknis) yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
“Temuan kami menunjukkan adanya indikasi manipulasi data dan penyimpangan dalam pelaksanaan program ini, yang berpotensi merugikan masyarakat yang seharusnya menerima manfaat,” ujar Algafari pada 9 April 2025.
Program PMT merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan balita, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam membangun generasi emas Indonesia.
Namun, dugaan ketidaktepatan dalam penyaluran bantuan ini dapat menghambat pencapaian tujuan tersebut.
BEM Nusantara Sulawesi Barat meminta Pemerintah Kabupaten Mamasa, Kejaksaan Negeri Mamasa, dan Aparat Penegak Hukum lainnya untuk segera memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa beserta pejabat terkait.
“Pemeriksaan ini penting untuk memastikan bahwa anggaran BOK digunakan sesuai prosedur dan tepat sasaran,” tegas Algafari.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, BEM Nusantara Sulawesi Barat juga mendesak agar seluruh pihak terkait membuka akses informasi kepada publik mengenai penggunaan anggaran tersebut.
Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan dana di masa mendatang dan memastikan bahwa program pemerintah berjalan sesuai dengan tujuan awalnya.
Sebelumnya, pada Januari 2025, Kejaksaan Negeri Mamasa telah menggeledah Puskesmas Balla terkait dugaan korupsi pengelolaan dana BOK tahun anggaran 2020 hingga 2023.
Penggeledahan ini menghasilkan penyitaan sejumlah dokumen sebagai barang bukti dalam penyelidikan lebih lanjut.
BEM Nusantara Sulawesi Barat berharap tindakan tegas dan transparan dari pihak berwenang dapat memastikan penggunaan anggaran negara sesuai prinsip keadilan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
(Berita12)









