Furqan AMC: Evakuasi Warga Gaza Harus Bersifat Sementara

NASIONAL219 Dilihat

JAKARTA, Berita12.com – Sekretaris Jenderal Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC, mengapresiasi niat baik Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi 1.000 warga Gaza korban konflik.

Namun, Furqan menekankan bahwa evakuasi tersebut harus bersifat sementara dan difokuskan pada mereka yang membutuhkan perawatan medis mendesak akibat hancurnya infrastruktur kesehatan di Gaza.

“Konteks evakuasi ini perlu digarisbawahi sifatnya sementara, untuk korban-korban yang sangat mendesak membutuhkan pertolongan kesehatan, karena hancurnya infrastruktur kesehatan di Gaza,” tegas Furqan. Rabu, (9/4/2025).

Baca juga: FPN Bentuk POKJA di 67 Daerah, Perkuat Dukungan untuk Palestina

Furqan juga mengingatkan bahwa semua pihak terkait harus menyetujui langkah ini tanpa adanya pemaksaan sepihak, mengingat kekhawatiran terhadap agenda tertentu yang ingin mengosongkan wilayah Gaza melalui relokasi warganya.

“Semua pihak harus setuju, artinya tidak boleh ada pemaksaan sepihak, apalagi dalam rangka agenda AS-Israel yang secara terbuka memang mau mengosongkan wilayah Gaza dengan mengevakuasi dan merelokasi warga Gaza ke luar,” jelas Furqan.

Lebih lanjut, Furqan menegaskan pentingnya agar solidaritas kemanusiaan tidak hanya terfokus pada evakuasi korban, tetapi juga pada upaya menghentikan genosida dan penjajahan yang dialami rakyat Palestina.

“Yang dibutuhkan rakyat Palestina bukan hanya evakuasi untuk korban yang membutuhkan penanganan kesehatan, tetapi dukungan internasional untuk menghentikan genosida dan penjajahan yang mereka alami,” tambahnya.

Baca juga: Sekjen FPN Sebut Usulan Relokasi Warga Gaza ke Indonesia Sebagai Perangkap Kolonialisme

FPN mendorong pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan momentum 70 Tahun Konferensi Asia Afrika bulan April ini dalam menggalang solidaritas global guna mengakhiri apartheid dan kolonialisme Israel di Palestina.

“Satu-satunya bangsa yang hadir di KAA 1955 yang belum merdeka sampai sekarang adalah Palestina. Karena itu kemerdekaan Palestina adalah hutang sejarah kita semua,” pungkas Furqan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi korban luka dan anak-anak yatim piatu dari Gaza, dengan estimasi 1.000 orang pada gelombang pertama. Prabowo menegaskan bahwa evakuasi ini bersifat sementara dan akan dilakukan jika semua pihak menyetujui.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *