MAJENE, Berita12.com – KMB Majene Kecam Perusakan Makam di Ballatumuka: Seruan Moral untuk Jaga Adat dan Warisan Leluhur.
Kerukunan Mahasiswa Balla (KMB) Majene menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas aksi perusakan dan pencurian yang terjadi di kompleks pemakaman Desa Ballatumuka, Kabupaten Mamasa.
Insiden ini mengguncang ketenangan masyarakat dan dinilai sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan adat istiadat yang dijunjung tinggi oleh warga setempat.
Baca juga: Warga Dua Desa di Majene Tolak Tambang di Sungai Tubo
Menurut laporan dari warga, sejumlah makam ditemukan dalam kondisi rusak, dengan barang-barang pribadi seperti seprai, foto kenangan, dan benda pusaka berserakan tak beraturan.
Aksi tak bermoral ini tidak hanya merusak tempat peristirahatan terakhir para leluhur, tetapi juga melukai rasa hormat kolektif terhadap tradisi dan budaya lokal.
Ketua Umum KMB Majene, Fredy Demmallasa, secara tegas menyatakan kecaman terhadap insiden ini. Ia menilai tindakan tersebut sebagai lebih dari sekadar kriminalitas.
Baca juga: Ditemukan Tak Bernyawa di Masjid, Identitas Korban Sudah Diketahui
“Ini adalah bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai adat, moral, dan penghormatan kita terhadap leluhur,” ujarnya. Minggu, (18/5/2025).
Fredy menambahkan, sebagai bagian dari generasi muda yang peduli pada budaya, KMB Majene siap berkontribusi aktif dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai adat dan kearifan lokal. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan meningkatkan kewaspadaan sosial.
“Kami percaya, solidaritas dan kesadaran bersama adalah kunci dalam menghadapi peristiwa seperti ini. Sudah saatnya kita bergandengan tangan, tidak hanya untuk mengutuk tindakan tercela ini, tetapi juga untuk memulihkan martabat dan nilai-nilai luhur yang sempat ternodai,” Pungkasnya.
(Berita12)






