Longsor Putuskan Akses Kubar-Mahulu, Gubernur Harum Bertindak Cepat

Uncategorized321 Dilihat

SAMARINDA, Berita12.com – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian longsor yang memutus akses jalan di wilayah Kenalung, Kampung Mamahak Besar, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Minggu (13/4/2025).

Akses darat yang menghubungkan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Mahulu itu lumpuh total akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut.

Gubernur yang akrab disapa Harum ini mendapatkan informasi langsung dari Wakil Gubernur Seno Aji dan menekankan pentingnya respons cepat dari jajaran teknis.

Baca juga: 500 Ton Sampah per Hari, Balikpapan Tetap Jadi Kota Percontohan Pengelolaan Sampah

“Terima kasih kepada Kepala Dinas PUPR yang telah cepat turun tangan menyikapi kondisi ini. Isu ini sudah tersebar luas, termasuk melalui media sosial,” ujar Harum dalam briefing rutin di Kantor Gubernur, Senin (14/4/2025).

Ia juga mengingatkan semua pihak untuk waspada terhadap potensi bencana serupa di titik-titik rawan, mengingat curah hujan di Kalimantan Timur masih tinggi.

Gubernur Harum dan Wakil Gubernur Seno Aji menegaskan komitmen mereka untuk terus memperbaiki infrastruktur jalan di jalur Kubar-Mahulu. Targetnya, akses darat di wilayah itu bisa terhubung secara mulus pada akhir 2027.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan bahwa ruas jalan yang terdampak longsor merupakan jalan nonstatus yang tengah dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) menggunakan anggaran APBN Tahun 2024.

Baca juga: Banjir Keluhan soal BBM, Gubernur Harum Sidak SPBU di Samarinda

“Ruas jalan yang longsor itu masih dalam masa pemeliharaan. Kontraktor pelaksana bertanggung jawab penuh untuk memperbaikinya,” jelas Nanda, sapaan akrabnya.

Sebagai solusi sementara, masyarakat dan pengguna jalan dialihkan untuk melewati jalur alternatif melalui kebun sawit yang masih bisa dilalui kendaraan.

Pemerintah Provinsi Kaltim memastikan proses perbaikan akan segera dilakukan agar konektivitas antarwilayah kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *