Potret Miris Pendidikan di Mamasa, SMPN 6 Bumal Bertahan dengan Bangunan Bambu

Mamasa, PENDIDIKAN685 Dilihat

MAMASA, Berita12.com – Potret dunia pendidikan di wilayah terpencil Mamasa, Sulawesi Barat, kembali menjadi sorotan.

SMP Negeri 6 Bumal yang terletak di Dusun Kalabatu, Desa Aralle Timur, Kecamatan Buntu Malangka, masih berjuang dengan kondisi bangunan yang jauh dari kata layak.

Sekolah ini hanya memiliki tiga ruang kelas dengan dinding dari anyaman bambu yang sudah mulai lapuk. Lebih memprihatinkan, lantai bangunan belum disemen, membuat proses belajar mengajar berlangsung dalam suasana serba terbatas.

Minimnya sarana juga terlihat dari fasilitas belajar. Meja dan kursi seadanya, papan tulis hanya menggunakan tripleks biasa, bahkan penghapus dibuat sendiri oleh para siswa melalui kegiatan keterampilan.

Baca juga: Diduga Rugikan Negara Rp80 M, APKAN RI Ultimatum Pemkab Mamasa

 

Saat ini, sekolah tersebut menampung 32 siswa dengan tenaga pengajar sebanyak 12 orang guru honorer. Kondisi ini sudah berlangsung selama enam tahun sejak sekolah tersebut berdiri secara mandiri, setelah sebelumnya berstatus sebagai kelas jauh dari SMP Negeri 2 Bumal.

Kepala SMPN 6 Bumal, Handriani, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada perhatian serius dari pemerintah terhadap fasilitas pendidikan di sekolahnya.

“Sejak berdiri enam tahun lalu, sekolah kami belum pernah menerima bantuan pembangunan. Kami berharap pemerintah dapat memberi perhatian, khususnya dalam penyediaan bangunan dan mobiler yang layak,” ujar Handriani, Jumat (2/5/2025).

Realita ini mencerminkan tantangan besar dunia pendidikan di daerah terpencil Sulbar, yang masih membutuhkan dukungan nyata untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi generasi penerus bangsa.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *