Bukan Sekadar Komandan, Kapolda Sulbar Datangi Anggota Sakit dan Beri Semangat

Mamuju35 Dilihat

Bukan Sekadar Pimpinan, Tapi Orang Tua: Hangatnya Doa Kapolda Sulbar di Rumkit Bhayangkara Lewat Momentum Minggu Kasih

Polda Sulbar – Di balik ketegasan seragam cokelat dan beratnya tanggung jawab menjaga keamanan negeri, tersimpan sisi kemanusiaan dan ikatan kekeluargaan yang begitu hangat di tubuh Kepolisian Daerah Sulawesi Barat.

Hari Minggu (25/10/26) yang sarat dengan nuansa kedamaian, lorong-lorong Rumah Sakit Bhayangkara menjadi saksi bisu ketulusan seorang pimpinan yang hadir bukan sekadar sebagai komandan, melainkan sebagai orang tua bagi anggota-anggotanya.

Mendengar kabar beberapa personelnya tengah terbaring lemah melawan sakit, Kapolda Sulbar, Irjen Pol Totok Suharyanto, tanpa ragu meluangkan waktunya untuk datang membesuk. Didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan dokter penanggung jawab, langkah kaki Jenderal bintang dua ini membawa kesejukan tersendiri di ruang perawatan.

Kunjungan penuh kehangatan ini bertepatan dengan pelaksanaan Program Minggu Kasih, sebuah wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dan keluarga besar institusi untuk menebar kepedulian, mendengar langsung keluh kesah, serta berbagi berkat dan semangat.

Tidak ada sekat kepangkatan siang itu. Dengan senyum teduh dan sapaan yang begitu akrab, Kapolda menghampiri satu per satu ranjang perawatan. Ia menyentuh bahu anggotanya, mendengarkan keluhan mereka dengan saksama, dan menyelipkan doa-doa tulus agar diberikan pemulihan.

“Insya Allah tidak apa-apa, lekas sembuh ya. Fokus pada pemulihan, karena kami semua menunggu kehadiran rekan-rekan kembali di tengah keluarga besar Polda Sulbar,” tutur Kapolda dengan nada bicara yang menenangkan, sembari menyerahkan bingkisan tali asih sebagai wujud perhatian kasih antarsesama.

Bagi personel yang sedang berjuang pulih, kehadiran pimpinan tertinggi di Polda Sulbar ini adalah obat penyemangat yang tak ternilai harganya. Haru dan rasa syukur terpancar jelas dari wajah para anggota serta keluarga yang setia mendampingi di sisi ranjang.

“Terima kasih, Jenderal, atas perhatiannya. Ini menjadi kehormatan luar biasa bagi kami. Di saat sedang diuji dengan sakit, merasa sangat dipedulikan seperti ini membuat semangat untuk sembuh semakin berlipat ganda,” ungkap salah satu keluarga pendamping dengan mata berkaca-kaca.

Semangat Minggu Kasih ini merupakan implementasi berkelanjutan dari Program Prioritas Kapolri, khususnya pada aspek Transformasi Pengawasan dan Perawatan Anggota melalui peningkatan kesejahteraan serta perhatian terhadap kesehatan personel.

Kapolri senantiasa menekankan bahwa kekuatan utama institusi Polri terletak pada sumber daya manusianya. Personel yang merasa dicintai, diperhatikan, dan dijamin kesejahteraannya oleh pimpinan akan memiliki moril yang tinggi untuk meneruskan ketulusan tersebut saat melayani masyarakat luas.

Komitmen pengabdian dan cinta kasih itu pula yang membuat langkah Irjen Pol Totok Suharyanto tak berhenti di ruang rawat inap saja. Usai menguatkan mental anggotanya, beliau langsung bergerak meninjau sudut-sudut fasilitas, sarana, dan prasarana Rumah Sakit Bhayangkara.

Pengecekan ini dilakukan guna memastikan Transformasi Pelayanan Publik berjalan optimal. Kapolda ingin memastikan bahwa setiap alat kesehatan dan fasilitas penunjang berada dalam kondisi prima, sehingga hak-hak pasien baik anggota Polri maupun masyarakat umum yang berobat dapat terpenuhi dengan layanan yang cepat, nyaman, dan maksimal.

Melalui momentum Minggu Kasih yang sarat makna ini, Polda Sulbar kembali menegaskan komitmennya untuk merawat anggotanya dengan sepenuh hati di dalam, agar mampu senantiasa hadir, mendengar, dan memberi solusi terbaik bagi masyarakat di luar sana.

Humas Polda Sulbar

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *