GPM Ramadan dan Idul Fitri 1446 H Resmi Dibuka, TP PKK Kaltim Dukung Stabilitas Pangan

Kaltim365 Dilihat

Samarinda – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Timur, Hj Syarifah Suraidah Rudy, secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriah di halaman Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (PTPH) Kaltim, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, Kamis (6/3/2025).

Acara ini ditandai dengan pemukulan kentongan bambu oleh Hj Syarifah Suraidah, didampingi Wakil Ketua TP PKK Hj Wahyu Hermaningsih Seno, Staf Ahli Gubernur Bidang III Arif Murdiyatno, Kepala Dinas PTPH Siti Farisya Yana, Kepala Dinas Kominfo M Faisal, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltim Budi Widihartanto.

Dalam sambutannya, wanita yang akrab dipanggil Bunda Harum ini mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan GPM.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga pasokan pangan, menstabilkan harga, serta memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan seperti Ramadan dan Idul Fitri.

“Ketersediaan dan keterjangkauan pangan adalah kunci kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, sehingga beban ekonomi mereka dapat berkurang,” ujar istri Gubernur Kaltim ini.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di sektor pangan agar distribusi dan stabilitas harga tetap terjaga.

“Saya sudah berkeliling melihat langsung harga-harga di stan yang tersedia. Alhamdulillah, harga masih dalam kondisi stabil. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi pelaku usaha dan pedagang pangan di Kalimantan Timur,” tutupnya.

(Berita12)

https://www.berita12.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241225-WA0010-scaled.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *