SAMARINDA, Berita12.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), H Rudy Mas’ud, mengajak media massa untuk lebih aktif menyoroti berbagai keunggulan dan potensi daerah dalam pemberitaan.
Menurutnya, pemberitaan yang membangun akan membantu mengangkat citra positif Kaltim di tingkat nasional maupun internasional.
“Jika ada permasalahan kecil, jangan terlalu dibesar-besarkan. Sebaliknya, mari kita terus menampilkan sisi positif Kalimantan Timur,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud dalam acara Silaturahmi Media dan Sharing Season di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Senin (7/4/2025).
Gubernur mencontohkan bahwa media massa bisa berperan dalam mempromosikan destinasi wisata unggulan, seperti Batu Dinding di Mahakam Ulu (Mahulu).
Ia bahkan berencana mengajak para jurnalis yang belum pernah ke Mahulu untuk melihat langsung keindahan daerah tersebut sekaligus membantu promosi pariwisata.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi besar yang dimiliki destinasi wisata lainnya, seperti Derawan, Kakaban, dan Maratua. Menurutnya, kawasan ini tidak hanya berpotensi menjadi ikon wisata nasional, tetapi juga memiliki daya tarik untuk wisatawan mancanegara.
Lebih lanjut, Gubernur Rudy Mas’ud mengungkapkan bahwa saat ini terdapat investor asal Inggris yang tertarik menanamkan modal di kawasan Derawan dan Maratua, dengan tujuan menjadikannya sebagai destinasi wisata berstandar internasional.
Ia juga mengapresiasi kinerja para wartawan di Kaltim yang dinilainya telah menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Baca juga: Open House Gubernur Kaltim: Bunda Harum Ajak Bhayangkari dan Persit Populerkan Batik Khas Kaltim
“Kami melihat bahwa rekan-rekan media di Kalimantan Timur telah bekerja dengan baik. Liputan yang dihasilkan bersifat konstruktif dan kritik yang diberikan selalu membangun,” ungkapnya.
Acara silaturahmi ini turut dihadiri oleh Sekda Kaltim Sri Wahyuni, Kadis Kominfo Kaltim M Faisal, serta Karo Adpim Syarifah Alawiyah. Selain itu, ratusan wartawan dan pimpinan media juga turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sesi sharing, sejumlah pakar komunikasi turut memberikan wawasan, di antaranya Irfan Asy’ari Sudirman Wahid alias Gus Ipang Wahid yang berbagi pengalaman mengenai branding dan komunikasi, serta praktisi public speaking I Made Kertayasa yang membahas teknik berbicara di depan publik secara efektif.
(Berita12)






